Manajemen Keuangan Praktis Untuk Memulai Bisnis

Tindak yang bisa diambil perusahaan untuk mengetahui penggunaan credit adalah dengan membuat laporan perubahan berdasarkan pada neraca yang disusun untuk dua periode. Dua neraca yang dibuat dalam dua periode berbeda tersebut akan menggambarkan perubahan yang terjadi pada beberapa komponen didalamnya.

Dalam manajemen moneter, kamu juga akan belajar tentang pentingnya menyiapkan dana darurat. Pada dasarnya, internal keuangan adalah kunci primer untuk meraih tujuan finansial di masa depan serta menghindarkan diri dari pasal pelik finansial. Saat anda mulai menerapkan manajemen ekonomi pribadi, baik lajang atau keluarga, kamu pasti akan menentukan tujuan yang mau dicapai. Sayangnya, tak banyak orang yang bisa mempraktikkan manajemen keuangan dengan benar.

Padahal mengatur keuangan dapat diawali dengan mencatat neraca keuangan, yaitu mencatat uang yang masuk dan pergi dari. Jika keuangan bisa diatur dengan baik, pada akhirnya itu akan membuat dompet lebih sehat. Usaha yang dilakukan juga harus sebagaiselaku, ala, menurut, riil dan bertahap, bukan langsung. Memerlukan edukasi dan pemahaman pola hidup yang mulai berhemat seperti berinvestasi maupun menabung. Dalam prosesnya ini bisa dilakukan dengan cara melakukan pengelolaan manajemen ekonomi.

Apalagi di masa pandemi ini banyak karyawan yang dipulangkan maupun diliburkan. Tentunya pendapatan mereka akan menyusut sementara kebutuhan mereka akan bertambah. Sebut saja misalnya pedagang asongan, ojek, pedagang kaki lima, hingga industri tertentu yang diliburkan dikarenakan pasokan bahan baku dalam tidak mudah didapat ataupun usaha mereka menjadi layu sejak pandemi ini masuk ke Indonesia. Grant Thornton Indonesia bersama Bursa Efek Indonesia melihat pentingnya manajemen keuangan/kas untuk menjaga likuiditas perusahaan selama masa pandemi Covid-19 ini.

Dalam pengembangan bisnis pun rencana keuangan yang jelas bisa akhirnya menjadi pedoman Anda dalam membelanjakan uang. Dengan menyusun rencana keuangan, Anda bisa memprediksi jumlah pemasukan dan pengeluaran selama beberapa periode ke depan.

Ini akan membantu Anda memberikan gambaran tentang apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan profit lebih banyak. Dalam perhitungan ini maka yang diukur merupakan tentang kemampuan perusahan untuk membayar kewajibannya terhadap utang jangka pendek perusahaan pada bank atau lembaga ekonomi lainnya. Bila perusahaan bisa membayar utang dengan benar maka likuiditasnya juga akan bagus namun bila kewajibab perusahaan tidak bisa dibayar dengan baik maka likuiditasnya pun aka turun / jelek. Sebagai akibatnya perusahaan akan kesulitan ketika mengajukan pinjaman dana kepada standard bank atau lembaga keuangan lain. Analisis yang digunakan untuk mengetahui sumber dana ini biasanya digunakan adalah analisis rasio dan proporsional.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>